Keputusanku

8 Mei’14

-kamis pilu-Ada begitu banyak cerita suka dan asa yang menghinggap di pikiran, Alhamdulillah hari ini berkesempatan menuliskan cerita itu.

*Ini ketika 4 buah laptop dirumah bermasalah dengan server telkom wifi, google+facebook (fb)+ymail tak bisa dibuka semua. Padahal, semua kiriman tugas dan lainnya ada di fb. Akhirnya, pagi-pagi aku ke konter Ms Muja (teman Imamta), katanya si super (laptop) tidak bermasalah hanya serverya yang perlu di setting.

*hari itu pula aku harus presentasi untuk PMW, hasilnya aku berharap antara tidak lolos dengan lolos sekitar 60:40. Pertanyaan dari Pak Yuniawan begitu menakutkan, sampai dalam hati rasanya aku ingin menyerah. Berlangsung sekitar setengah jam dengan peserta pertama. ehh, ternyata ada teman sesama semester 8 si anak BEM Fkip, Arif. Sukses ya rif. Kawan seperjuangan.

*Sekitar jam 10.24, dengan sapro cap cus ke Kleco untuk mengikuti kuliah IPS SD. Dan kalian tahu, sampai di kelas ternyata sudah sampai tanya jawab. Haduhhhhh, sudah 2 kali seperti ini. Nyesek juga karena tidak ada adik tingkat yang memberi tahu. Ada apa dengan mereka. (husss..nggak boleh berprasangka buruk).

*Mengecewakan dk Riana. Yah, may be, aku merasa menjadi mahasiswa pendatang yang sok sokan dan sak karepe, manusia normal lah dengan seribu alasan aku keluarkan.

1. Gejala pilek yang berhasil menyembunyikan suaraka dan menggantinya dengan suara gerok. Pilek yang bikin badan meriang menjadikanku tidak bisa berkonsentrasi.

2. Biasanya teman-teman sudah lesu dan bosan pas orang ke-8, jadi aku mau ganti kloter terakhir yang memang saat itu hanya 6 orang.

3. Minggu ini mau konsentrasi mengerjakan BAB IV karena melihat banyak teman yang sudah ujian

Terus kata Dk Riana, yang memang benar dan bikin mak jleb jleb, “Meski memang seperti itu seharusnya sudah dipersiapkan, entah itu terhalang lomba, organisasi, ataupun kegiatan yang lain”. Kalau denger kata ‘LOMBA’ jadi inget semangat menggelora dulu sekali. TT

Kata-katanya terus aku pikirkan sampai rumah, lalu aku mencoba sms untuk menentramkan hatiku, kata-kataku ini agak bijak tapi agak curhat. Begini:

“Dik Riana, maafkan aku nggih. Terkadang kita dihadapkan pada pilihan, ketika aku mengambil keputusan itu, aku sangat takut dengan keputusan itu. Dan ketika aku tidak mengambil keputusan itu, aku juga sangat takut akan penyesalan nantinya. Jujur, ketika aku lewat di depan ruang dosen dan menyapa teman-teman aku sangat bahagia tapi ketika aku menanyakan kabar skripsi mereka, aku sangat sedih dan iri dengan mereka terlebih saat ini mereka akan ujian. Sedang aku malah belum apapun. Seolah aku akan kehilangan penyemangat dalam bagian hidupku (teman-temanku). Disaat itu pula ketika aku dihadapkan pada tugas hatiku sangat bimbang. Karena itu selagi ada kesempatan aku harus punya pilihan dik. Nuwun”

Gimana? Bijak nggak? hehe

* Ada yang menarik, salah seorang temanku sejawat di Kopma sms dia bilang ingin serius denganku. Tapi sejak dulu awal kenal semester 1 sampai sekarang aku tidak suka. Entah kenapa aku tidak suka. Sampai dia sudah bilang sama bapak ibunya. Nindya minta maaf ya. Karena menikah itu persoalan hidup dan mati.

*Sorenya selalu menyenangkan dan ditunggu-tunggu, kali ini jadwal ngaji di gang Menco (udah kangen sama pak Sumadi).^^. dan Alhamdulillah ternyata Resti juga ngaji. Alhamdulillah lagi bisa buka di kost sambil curhat-curhatan soal jodoh (udah waktunya bahas gituan)

–Next time, awal bulan Juni aku akan minta ke Pak Sumadi untuk mencarikanku seseorang, tapi syaratnya tambah lagi nih, yaitu “DIA YANG PUNYA CITA-CITA BELAJAR SAMPAI JEPANG”. Apakah berat?aku yakin pasti ada. Ya Allah semoga ada dan disegerakan–Amiin

Alhamdulillah lega banget kepalaku. Makasih blogku sayang.

Gedung Baru, 11.29 WIB

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s